UI Sabet Gelar Juara di Ajang International Maritime Law Arbitration Moot (IMLAM)


Tim-ImlamTim Universitas Indonesia (UI) meraih predikat juara 1 pada ajang “International Maritime Law Arbitration Moot Court Competition 2014”. Ajang ini diselenggarakan pada 4—8 Juli 2014 di Murdoch University dan diikuti oleh 22 universitas dari berbagai negara, di antaranya dari Australia, Belanda, dan Inggris. Tim Universitas Indonesia tahun ini beranggotakan Farah Nabila (FHUI 2011), Revaldi Wirabuana (FHUI 2012), Raoul Muskitta (FHUI 2012), serta Talissa Koentjoro (FHUI 2013). Tahun ini adalah tahun ke-15 penyelenggaraan kompetisi ini.
International Maritime Law Arbitration Moot Court Competition adalah ajang kompetisi peradilan semu tahunan satu-satunya yang mengangkat tema sengketa hukum maritim di dunia. Dalam babak penyisihan, tim Universitas Indonesia bertemu dengan University of Queensland, National Law School of India University,Universitas Padjadjaran, serta International Shipping Law School of East China University.
UI menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia yang maju ke babak perempat final dan mengalahkan Murdoch Universityyang merupakan perwakilan dari koordinator kompetisi serta juara pada tahun 2011. UI juga menyisihkan University of Queenslanddi semifinal. Sebelumnya, University of Queensland meraih juara selama 2 tahun berturut-turut di tahun 2012 dan 2013. Tim UI melenggang ke babak final melawan Maastricht Universitydari Belanda dan keluar sebagai juara 1 atau Champion Mooters di final.
Tim UI melakukan sejumlah persiapan dalam kurun waktu hampir 7 bulan untuk mengikuti kompetisi bergengsi ini. Persiapan yang dilakukan seperti mempelajari substansi hukum, mempersiapkan berkas memoranda tertulis serta persiapan babak oral yang dilakukan secara penuh dalam bahasa Inggris.
“Kami sangat senang dan bangga dapat memberikan hasil yang memuaskan bagi fakultas, universitas, orang tua dan teman-teman kami sekalian. Pencapaian tim ini tidak akan dapat kami raih tanpa adanya doa dan dukungan-dukungan dari Pak Topo, selaku dekanat, Prof. Hikmahanto Juwana, Prof. Arie Hutagalung, seluruh jajaran dosen, pihak rektorat, SSEK Law Firm dan Advokatku selaku sponsor, alumni-alumni, juga keluarga dan teman-teman,” ujar Farah Nabila selaku perwakilan dari anggota tim UI ketika ditanya pendapatnya tentang keberhasilan tim ini. Ia juga berharap bahwa prestasi ini dapat menjadi motivasi dan kebanggaan tersendiri bagi seluruh keluarga besar FHUI dan UI. (WND)