Harus Perhatikan Pendidikan Khusus Kurikulum 2013



Les Privat bpUI- Anggota Panitia Kerja Kurikulum Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Rohmani mengatakan draf perubahan kurikulum 2013 belum memberikan perhatian terhadap pendidikan khusus.
"Draf perubahan kurikulum yang disosialisasikan pemerintah belum menampung pendidikan khusus untuk anak yang tingkat kecerdasannya ke atas maupun anak didik yang tingkat kecerdasannya ke bawah," kata Rohmani, di Jakarta, Minggu (10/2/2013).
Menurut dia, hal itu perlu diakomodasi dalam kurikulum yang sekarang dalam pembahasan antara DPR dengan pemerintah. "Anak-anak dengan kategori tersebut membutuhkan perhatian khusus dalam kurikulum agar mereka mendapatkan pendidikan yang layak dari negara," kata legislator yang membidangi masalah pendidikan, kebudayaan, olahraga dan pariwisata itu.
Ia mengemukakan bahwa sebagai warga negara, anak-anak dimaksud dijamin oleh konstitusi untuk mendaptakan pendidikan yang layak untuk mereka. "Yakni dengan memperhatikan kondisi fisik dan kejiwaan setiap warga negara," katanya.
Hal itu, kata dia, menjadi penting untuk menghindari diskriminasi terhadap warga negara. "Karena undang-undang menjelaskan secara jelas pendidikan untuk semua. Tidak bisa dijadikan alasan karena minoritas atau anggaran terbatas sehingga hak-hak mereka diabaikan," katanya.
Rohmani menambahkan, sebagai warga negara maka sudah menjadi haknya anak-anak tersebut diperlakukan sama dengan warga negara lainnya. Mengingat pembahasan kurikulum masih terus berlangsung maka dirinya meminta pihak pemerintah untuk memasukkan kurikulum untuk anak didik tingkat kecerdasannya ke atas maupun anak didik yang tingkat kecerdasannya ke bawah.
Pada sisi yang lain, Rohmani menambahkan jika pendidikan anak-anak tersebut diakomodasi maka segenap potensi generasi muda bisa dioptimalkan untuk kemajuan bangsa di masa yang akan datang.
Bimbel Privat ,Kursus Privat ,Les Privat ,Guru Privat sd ,smp ,sma ,alumni ,Super Intensif UN ,SBMPTN ,SIMAK UI ,UM ITB / UGM