Jangan Sekadar Jadi Ilmu Pengetahuan,Pendidikan Karakter

 


  • Les Privat bpUI- TPengamat Pendidikan Institut Teknologi Bandung (ITB), Iwan Pranoto menyampaikan, pemerintah harus memberikan materi pendidikan karakter dengan formulasi yang tepat. Menurutnya, pemerintah dan tenaga pendidik jangan terjebak menyampaikan materi mengenai pendidikan karakter hanya sebatas sebagai ilmu pengetahuan dan kemudian lupa menekankan subtansi untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Maka saya bilang jangan dijadikan mata pelajaran, nanti jadinya hanya sebatas ilmu pengetahuan, padahal bukan," kata Iwan kepada Kompas.com, Senin (24/9/2012).

Jika pemahamannya melenceng, lanjut Iwan, nantinya cara penyampaian juga akan tidak tepat. Akhirnya, pendidikan karakter dianggap sebagai mata pelajaran, diujikan, dan semua berlomba-lomba untuk mendapatkan nilai tinggi.

"Jangan seperti itu. Jangan diujikan, dan bukan sekadar mendapat nilai tinggi tapi tak ada jaminan para siswa mengerjakan soal ujian tanpa mencontek. Lebih tepat jika menyelipkan muatan pendidikan di semua mata pelajaran," pungkasnya.

Penambahan muatan tentang pendidikan karakter dan kebangsaan menjadi salah satu fokus utama dalam kurikulum pendidikan nasional yang baru. Saat ini, kurikulum pendidikan yang baru itu masih dievaluasi dan dikaji lebih seksama sebelum diujikan kepada publik pada Desember 2012 - Januari 2013.

Rencananya, pada Februari tahun depan kurikulum pendidikan baru ini akan selesai dimatangkan, dan mulai diberlakukan pada Februari 2013 di semua jenjang pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi
Sumber : Kompas.com