UN Bukan Satu-satunya Penentu Kelulusan,Jangan Resah




Les Privar bpUI- Pihak Dinas Pendidikan Kaltim mengimbau agar para siswa yang akan mengikuti ujian nasional (UN) pada April dan Mei 2012 dari SD sampai SMA agar tidak resah, mengingat hasil ujian nasional bukan satu-satunya penentu kelulusan.
"Kelulusan siswa akan ditentukan oleh dua nilai, yakni 40 persen merupakan nilai sekolah, sedangkan yang 60 persen merupakan nilai dari ujian nasional itu sendiri," ucap Kepala Dinas Pendidikan Kaltim, H Musyahrim di Samarinda, Kamis (26/1/2012).
Peserta dinyatakan lulus apabila nilai rata-rata dari semua nilai akhir (nilai UN dan nilai sekolah) paling rendah 5,5, sedangkan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0.
Jadwal pelaksanaan UN antara lain, yakni untuk SMA Luar Biasa dan SMK pada 16 hingga 18 April, untuk UN SMP dan yang sederajat pada 23 hingga 26 April, UN untuk SMA/MA pada 16 hingga 19 April, dan untuk UN SD pada 8 hingga 10 Mei.
Menurutnya bahwa hasil UN akan digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam berbagai hal, di antaranya sebagai pemetaan mutu program satuan pendidikan, dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya, dan sebagai dasar pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam meningkatkan sekaligus memeratakan mutu pendidikan.
"Tidak benar jika ada anggapan bahwa hasil UN dijadikan satu-satunya faktor penentu kelulusan. Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan memiliki beberapa kriteria," ujarnya.
Kriteria itu adalah, menyelesaikan seluruh program pembelajaran, memperoleh nilai minimal pada penilai akhir untuk seluruh mata pelajaran, yakni berupa pelajaran agama dan akhlak mulia, mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahrga dan kesehatan.
Kriteria lainnya adalah, lulus ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi, dan lulus ujian nasional.
Sedangkan tujuan penyelenggraan UN adalah, menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional, terutama pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Sejak 2011 telah ditetapkan oleh pemerintah pusat adanya formula baru tersebut, sehingga sangat nyata bahwa hasil UN bukan satu-satunya sebagai faktor penentu kelulusan peserta didik yang mengikuti UN," ujar Musyahrim lagi.
Les Private/Guru Les Privat/Intensif UN/Supercamp UI/Les Privat matematika fisika kimia IPS