Tahun Ketiga SIMAK UI


simak ui ljkLes Privat bpUI-Minggu (3/7) Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK UI) kembali digelar untuk ketiga kalinya. Berbeda dari tahun sebelumnya dimana SIMAK UI diselenggarakan di 45 kota, tahun ini hanya digelar di 19 kota saja.
Waktu pelaksanaan SIMAK kali ini juga mengalami perubahan dari tahun sebelumnya dimana SIMAK UI 2010 diadakan sebelum SNMPTN, namun kali ini justru dilaksanakan setelah pengumuman SNMPTN. Kuota mahasiswa yang diterima melalui jalur SIMAK juga mengalami penurunan. Rukti Arum, staf panitia SIMAK mengatakan rata-ratanya hanya 25% dari total mahasiswa yang diterima pada masing-masing program studi.

Perbedaan-perbedaan pada penyelenggaraan SIMAK tahun ini tidak lepas dari  arahan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 34. Berdasarkan Permendiknas tersebut maka SIMAK harus diselenggarakan setelah Ujian Nasional serta SNMPTN. Penurunan jumlah kota penyelenggaraaan SIMAK dan juga kuota mahasiswa diterima melalui jalur SIMAK juga tidak lepas dari aturan yang mengharuskan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menerima minimal 60% mahasiswa baru dari jalur SNMPTN baik Undangan maupun Tulis.
Terjadi penurunan jumlah pendaftar, namun penurunan tersebut menurut panitia masih sesuai dengan ekspektasi yang dilakukan oleh panitia. Pendaftar SIMAK UI 2011 mencapai angka 36.817 pendaftar yang memperebutkan kursi-kursi di program Vokasi, S1, S1, Profesi, Spesialis, maupun S3. Lokasi SIMAK UI 2011 dengan peserta ujian paling sedikit untuk tahun ini adalah perwakilan SIMAK UI 2011 di Brussel, Belgia yang hanya diikuti oleh 3 orang pendaftar.
Penyelenggaraan SIMAK UI 2011 tahun ini juga cenderung berlangsung dengan aman dan tertib seperti dikemukakan Rukti Arum bahwa sampai pada pukul 15.00 WIB, belum ada laporan kasus kecurangan yang masuk ke panitia. Hal ini tidak seperti tahun sebelumnya dimana salah seorang peserta SIMAK di lokasi SMA 68 Jakarta tertangkap menggunakan arloji yang juga berfungsi sebagai komputer mini untuk mengirimkan jawaban-jawaban soal SIMAK.
Menurutnya hal ini adalah hasil pengamanan SIMAK tahun ini yang lebih ketat dari tahun-tahun sebelumnya karena panitia telah mengantisipasi segala bentuk kecurangan. Salah satu antisipasi panitia adalah dengan memberikan soal dalam empat kode soal yang berbeda sehingga menyulitkan para peserta yang ingin berbuat curang. Beberapa siswa SMA peserta SIMAK 2011 yang ditemui di SMA 58 Jakarta juga mengungkapkan hal senada bahwa pengamanan SIMAK UI 2011 sangat ketat bahkan hingga jam tangan dan gelang yang dipakai para peserta pun diperiksa satu persatu.